08112652210 / 08112652244 info@bisniscoaching.com

Masih banyak yang salah sangka tentang mental illness. Entah karena tidak tahu atau tidak peduli. Barangkali benar bahwa suatu masalah akan terasa penting ketika sudah mengalami sendiri atau paling tidak pada orang terdekat. Tapi tidak usahlah membayangkan bagaimana kalau mental illness terjadi pada orang terdekat Anda

Mental illness sendiri, bisa dibilang, merupakan kumpulan penyakit gangguan kejiwaan yang memengaruhi pikiran, perasaan, dan perilaku seseorang. Peneliti dari Harvard Medical School pernah menemukan bahwa separuh dari kasus gangguan mental terjadi saat usia sangat muda, yakni 14 tahun dan tiga perempatnya terjadi saat usia 24 tahun. Karena kemunculannya yang sangat dini itulah, terapi dan penanganannya harus dilakukan sejak dini pula. Mental illness termasuk gangguan jiwa yang cukup berbahaya dan bahkan dapat menyebabkan bunuh diri.

Mengapa Terjadi Mental Illnes dan Bagaimana Mengenali Gejalanya?

Mental illnes bisa muncul oleh beberapa faktor, di ataranya karena stres, trauma karena kehilangan sesuatu atau seseorang, tekanan batin karena lingkungan sekitar, mengalami diskriminasi dan stigma, kurang kasih sayang dan perhatian, serta masih banyak lagi.

Lalu bagaimana caranya mengenali gejala mental illnes tersebut sejak dini? Jika orang terdekat Anda mengalami hal-hal berikut, maka bisa jadi mereka memiliki mental illness.

  1. Munculnya keinginan mengakhiri hidup
  2. Sering merasa sedih dan merasa tidak punya harapan
  3. Sering takut akan sesuatu tanpa alasan
  4. Tidak bisa mengendalikan diri sendiri
  5. Terkadang marah dan berteriak histeris hanya karena hal kecil
  6. Mood swing atau suasana hati yang bisa berubah kapan saja
  7. Sering memikirkan suatu hal dengan berlebihan
  8. Suka menyakiti diri sendiri

Apakah Anda pernah menemukan orang yang bersikap demikian?

Hati-hati, Salah Perlakuan Bisa Membuatnya Semakin Parah

Kebanyakan, seseorang yang mengalami mental illnes akan terlihat baik-baik saja secara fisik, namun tidak secara psikis. Sayangnya, tidak banyak orang yang mengetahui cara memperlakukan penderita mental illnes dengan benar. Hati-hati salah perlakuan, bisa membuat mental illnes lebih parah! Akibatnya, membuat penderita mental illnes semakin terpuruk karena merasa tidak ada satupun orang yang memahami mereka.

Bagaimana cara memperlakukan penderita Mental Illnes?

Sama halnya dengan penyakit fisik, mereka perlu mendapatkan perhatian dan perawatan yang tepat. Kita tidak bisa menutup mata begitu saja, bahwa di sekitar kita mungkin ada yang memiliki gejala mental illnes. Apabila Anda merasa tidak memiliki kemampuan untuk menangani mental illness secara profesional, setidaknya lakukan hal-hal berikut agar penderita mental illnes tidak semakin parah.

Menjadi Pendengar yang Baik

Semua orang ingin didengar, begitu juga orang yang mengalami mental illnes. Salah satu hal yang diinginkannya adalah didengar. Ketika mereka dihargai dan didengarkan, pikiran dan perasaan mereka akan lebih mudah membaik. Ada baiknya sediakan waktu untuk mendengarkan dengan tulus, bukan menghakimi. Ciptakan situasi senyaman mungkin supaya mereka mau berbagi, berilah mereka semangat, support atau dorongan.

Pada intinya, lebih baik Anda menjadi pendengar yang baik. Khususnya jika itu terjadi pada orang terdekat Anda.  Jika tidak ingin melihat kondisinya lebih parah, ada baiknya untuk memberikan terapi yang profesional pada mereka.

 

Hubungi kami, untuk layanan therapy, konsultasi, dan life coaching. (Marketing: 08112652244)



VIDEO (VLOG) COACH EDWIN


Jangan lewatkan menonton video dari Coach Edwin tentang Life, Spiritual dan Bisnis. Tekan tombol berikut pada video dibawah untuk memilih judul Vlog yang Anda ingin lihat.

playlist VLOG



Program Kami

 

Jika Anda membutuhkan pembicara terkait motivasi, konsultasi berbagai masalah kehidupan / bisnis, Coach untuk menangani masalah yang Anda hadapi, silahkan konsultasikan kepada kami melalui whatsApp sekarang juga.



Apa Masalah Anda?

WhatsApp