08112652210 / 08112652244 info@akeyodia.com

Persuasi merupakan komunikasi yang digunakan untuk mempengaruhi dan meyakinkan orang lain. Pada prinsipnya, persuasi adalah sebuah upaya untuk menyampaikan informasi dan interaksi antar manusia dalam kondisi di mana kedua belah pihak sama-sama memahami dan sepakat untuk melakukan sesuatu yang penting bagi kedua belah pihak.

Menurut penelitian dari Robert Cialdini, seorang rofesor dari Universitas Arizona, terdapat 6 kaidah persuasi untuk mempengaruhi orang.  Cialdini sudah melakukan praktik langsung kurang lebih selama 3 tahun sebagai sales dalam rangka melakukan penelitian tentang persuasi itu sendiri. Jadi apa saja 6 kaidah untuk melakukan persuasi efektif kepada orang lain?

 

1.Persuasi dengan Timbal Balik (Reciprocal)

Prinsip persuasi reciprocal memberi penekankan bahwa umumnya manusia akan mau memberi setelah ia menerima terlebih dahulu. Ini adalah hukum universal di dunia. Kalau Anda menolong seseorang, otomatis yang ditolong merasa berhutang budi dan merasa harus membalas budi tersebut.

 

2.Hukum Bukti Sosial (Social Proof/Conformity)

Prinsip persuasif proof/conformity menjelaskan bahwa terkait apa yang akan orang putuskan, mereka tertarik untuk ikut-ikutan orang lain. Misalnya tentang pilihan kunjungan rumah makan, pilih mana antara yang sepi dan ramai? Tanpa sadar mereka memutuskan untuk pergi ke tempat yang ramai karena adanya anggapan bahwa tempat yang ramai pasti lebih enak. Buktinya banyak orang yang berkunjung ke sana.

 

3.Hukum Komitmen dan Konsisten

Pada dasarnya orang suka dipercaya dengan diberikan kepercayaan. Hal-hal kecil yang mereka lakukan dengan konsisten, lama-lama menjadi komitmen. Orang itu bisa dipengaruhi dengan proses, mulai dari hal hal kecil terlebih dahulu, baru lama-lama beranjak ke hal-hal besar.

 

4.Hukum Kesukaan (Liking)

Manusia cenderung bertindak karena didorong rasa suka. Begitupun saat membeli suatu barang, biasanya didasari oleh rasa suka. Oleh karena itu, penting untuk mempengaruhi orang dengan apa yang disukainya karena orang lebih terpengaruh oleh rasa sukanya.

 

5.Hukum Otoritas (Authority)

Banyak yang beriklan dengan menggunakan tokoh idola meskipun tidak berhubungan dengan produk yang dijual karena manusia bertindak dipengaruhi oleh otoritas yang dikaguminya. Selain karena faktor kesukaan, manusia juga tergerak kalau dia dipengaruhi oleh pihak yang punya otoritas atau pihak yang berpengaruh, seperti sosok idola, orang-orang hebat dan sukses, tokoh terkenal, dan sebagainya.

 

6.Hukum Kelangkaan (Scarcity)

Hukum kelangkaan ini sesuai dengan hukum ekonomi, di mana semakin langka suatu produk, maka akan semakin berharga produk itu. Itulah mengapa produk-produk yang langka begitu banyak dicari dan bahkan harganya begitu mahal. Itulah 6 kaidah persuasi menurut Robert Cialdini yang bisa Anda terapkan untuk melakukan persuasi yang efektif kepada orang lain.




VIDEO (VLOG) COACH EDWIN


Jangan lewatkan menonton video dari Coach Edwin tentang Life, Spiritual dan Bisnis. Tekan tombol berikut pada video dibawah untuk memilih judul Vlog yang Anda ingin lihat.




Program Kami

 

Jika Anda membutuhkan pembicara terkait motivasi, konsultasi berbagai masalah kehidupan / bisnis, Coach untuk menangani masalah yang Anda hadapi, silahkan konsultasikan kepada kami melalui whatsApp sekarang juga.



Apa Masalah Anda?

WhatsApp
Pusat Pakaian Murah - Jasa Pembuatan Website Solo - Grosir Gamis