08112652210 / 08112652244 info@bisniscoaching.com

Gaji yang tinggi tidak menjadi jaminan Anda bebas secara finansial, apalagi bagi orang yang tidak pandai mengelola keuangan. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa krisis keuangan dapat terjadi kepada siapa saja.  Namun, untuk mereka yang bergaji pas-pasan, kondisi mereka juga tidak dapat dikatakan sebagai kondisi yang aman. Karena mereka harus berjuang mengelola pendapatan agar tidak terjebak hutang yang juga memicu krisis keuangan.

Tetapi persoalannya adalah, krisis keuangan dapat terjadi kapan saja, apalagi disituasi pandemi ini. Terkait krisis keuangan pribadi, Anda sebaiknya senantiasa bersiap diri. Sebab situasi sulit atau lebih sulit bisa saja terjadi kapan saja. Jangan lupa untuk mengenali penyebab umum krisis finansial rumah tangga, misalnya kehilangan pekerjaan karena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), kemunduran usaha, usaha yang gulung tikar atau keluarga yang mengalami keadaan darurat medis.

Menyikapi hal-hal di atas, Anda tidak perlu terlalu khawatir. Sebenarnya Anda cukup melakukan persiapan yang maksimal, sehingga Anda dapat terhindar dari krisis finansial.  Lalu apa saja itu yang dapat dilakukan?

 

#1. Review dan Evaluasi Kondisi Keuangan Anda

Hal utama dan pertama adalah melakukan review dan evaluasi kondisi keuangan. Evaluasi keuangan merupakan hal mendasar yang dapat mendeteksi apakah Anda berpotesi mengalami krisis keuangan dari faktor internal. Cek kondisi keuangan Anda saat ini, misalnya berapa pengeluaran dan pemasukan bulanan Anda, apakah “pengeluaran masih dalam batas aman atau sebaliknya”.

Evaluasi keuangan Anda dengan jujur dan teliti. Catat semuanya, mulai dari berapa total pemasukan, aset, investasi, tabungan hingga pengeluaran bulanan Anda.

#2. Financial Budget

Langkah selanjutnya adalah menerapkan financial budget atau anggaran keuangan. Caranya, cek kembali hasil evaluasi keuangan Anda, kemudian buatlah anggaran keuangan yang terbagi dalam kategori harian, mingguan, bulanan hingga tahunan secara teratur dan disiplin. Misalnya, budget belanja bulanan, dana darurat,  cicilan, menabung, investasi, hingga asuransi. Jadikan hal ini sebagai kebiasaan pengelolaan keuangan yang sehat.

#3. Prioritas Keuangan

Bagi Anda yang saat ini kondisi keuangannya tidak sehat karena memiliki hutang. Sudah saatnya Anda membuat prioritas keuangan, yaitu dengan melunasi hutang Anda dan mulailah untuk berhemat. Buat catatan semua hutang Anda, berikan keterangan apakah hutang Anda termasuk hutang produktif atau konsumtif. Kemudian cek kembali anggaran keuangan mana yang bisa dikurangi untuk dapat dialihkan ke bagian pelunasan hutang.

Misalnya, dengan melihat hasil review dan evaluasi hutang Anda, ternyata Anda sering berbelanja online yang membuat hutang paylater Anda cukup tinggi. Hutang ini termasuk dalam hutang konsumtif, ada bunga dari pinjaman paylater. Maka mulai tekan pengeluaran untuk biaya gaya hidup dan prioritaskan dulu untuk kebutuhan biaya hidup dan melunasi hutang Anda ini. Hutang paylater bila dibiarkan, nilainya dapat bertambah tinggi, dan tentunya berpotensi menimbulkan krisis keuangan jika tidak segera diatasi.

#4. Dana Darurat

Meski terlambat, Anda perlu mulai menyisihkan pendapatan untuk simpanan dana darurat. Hitungan umum untuk menyiapkan dana darurat yang biasa diterapkan yaitu 3–6 kali dari pengeluaran total bulanan. Misalnya, pengeluaran total bulanan Anda adalah 3 juta rupiah, maka dana darurat yang perlu dimiliki adalah sebesar 9 juta rupiah hingga 15 juta rupiah.

Dana darurat memiliki banyak kegunaan, khususnya untuk antisipasi dari krisis keuangan. Apabila terjadi PHK sepihak, secara logika Anda akan membutuhkan waktu untuk menemukan pekerjaan baru. Namun Anda tidak perlu khawatir karena biaya hidup masih terpenuhi dengan adanya dana darurat.

 

#5. Pola Hidup Sehat

Terapkan pola hidup yang sehat, seperti mengonsumsi makanan sehat, olah raga teratur, dan istirahat yang cukup. Menjaga kesehatan fisik dan juga kesehatan mental sangat perlu. Dengan menjaga kesehatan, Anda dapat menghindarkan diri dari krisis keuangan, sebab jika Anda tidak memiliki asuransi tentu saja biaya berobat yang mahal menjadi pertimbangan. Untuk itu jangan lupa miliki asuransi kesehatan agar dapat melindungi diri dari biaya berobat yang tidak terduga.

Anda perlu secara disiplin mempersiapkan keuangan, apabila saat ini Anda berada dalam kondisi aman secara finansial, pastikan Anda dapat mengelolanya dengan baik. Tetapi jika Anda masih dalam kondisi keuangan yang kurang aman, tidak perlu risau. Anda dapat mulai menyiapkan diri untuk memperbaiki kondisi keuangan Anda agar lebih sehat dengan menerapkan kelima hal di atas dengan disiplin.

Mengenal Program Kami?

Silakan hubungi kami di telepon/WA ke nomor 08112652244 /08112652210, jika Anda tertarik mengadakan Training, Seminar motivasi, Pelatihan Masa Persiapan Pensiun, 1 on 1 life coaching, 1 on 1 business coaching, konsultasi pribadi, dan seminar online.



VIDEO (VLOG) COACH EDWIN


Jangan lewatkan menonton video dari Coach Edwin tentang Life, Spiritual dan Bisnis. Tekan tombol berikut pada video dibawah untuk memilih judul Vlog yang Anda ingin lihat.

playlist VLOG



Program Kami

 

Jika Anda membutuhkan pembicara terkait motivasi, konsultasi berbagai masalah kehidupan / bisnis, Coach untuk menangani masalah yang Anda hadapi, silahkan konsultasikan kepada kami melalui whatsApp sekarang juga.



Apa Masalah Anda?

WhatsApp