08112652210 / 08112652244 info@bisniscoaching.com

Bisnis kuliner memang masih sangat menjanjikan, karena faktanya semua membutuhkan makan untuk bertahan hidup. Namun bisnis kuliner juga tidak selalu berjalan mulus sesuai harapan. Dibutuhkan strategi yang tepat agar bisnis kuliner dapat berjalan baik. Tidak jarang para pengelola justru melakukan kesalahan yang kemudian berujung pada hal yang tidak diinginkan.

Salah satu kesalahan pengelola bisnis kuliner yaitu lemahnya kontrol yang sangat berdampak pada penurunan mutu karyawan dan efisiensi kerja. Keunggulan sebuah bisnis sebenarnya dapat dicapai jika perusahaan mampu menjaga kinerja setiap karyawan. Faktor-faktor yang juga menyebabkan outlet tidak mencapai keunggulan yaitu tim tidak memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas atas apa yang terjadi di lapangan dan bagaimana mencari jalan keluar untuk mengatasinya.

 

Bisnis Kuliner yang Terus Eksis

Apabila Anda terjun dibisnis kuliner, Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal berikut agar bisnis tetap bertahan jangka Panjang.

 

#1. Menggali Potensi Kuliner Lokal

Indonesia terkenal dengan keragaman budaya, hal ini juga berpengaruh pada kaya-nya citarasa kuliner di nusantara. Nasi Pecel, Sate Madura, Cireng, Soto, Wedang Jahe, Sate Padang, Bakso, Gado-gado dan lain lain. Apa keuntungan jika Anda mengangkat produk lokal? Dengan mengangkat produk dan citarasa lokal, Anda tidak perlu terlalu mengedukasi, orang sudah memiliki presepsi di kepalanya tentang produk tersebut.

 

#2. Inovasi

Meski mengangkat citarasa lokal, Anda perlu juga untuk menambahkan citarasa kekinian. Bisa dari sisi praktisnya, penyajiannya, kemasannya ataupun varian rasanya. Anda bisa menyajikan menu Anda dengan konsep yang berbeda, sehingga menu makanan atau minuman kampung bisa masuk mall, café dan tempat yang mewah lainnya

 

#3. Ciptakan Need (Kebutuhan), tidak sekedar Curiosity (Penasaran)

Menciptakan rasa penasaran penting, namun tidak cukup. Sebuah produk minuman kekinian nampak menarik, memancing rasa penasaran untuk mencoba namun banyak yang tidak bertahan lama karena konsumen sudah bosan.

 

#4. Menambahkan Segment Pasar

Nasi Pecel, Ayam-Ikan Bakar, Soto, Mie Aceh adalah kuliner-kuliner lokal yang mulai menjadi kuliner nasional seperti halnya Nasi Padang. Lihatlah sekarang, di manapun juga, Anda bisa menemukan restoran-restoran yang menyajikan menu-menu tersebut.

 

Apa Bisnis Kuliner Perlu Pelatihan?

Sudah banyak pebisnis kuliner yang tidak hanya memperhatikan rasa hidangan dan pemasaran, tetapi memperhatikan teamwork yang tercipta di tim bisnisnya. Pelatihan berguna untuk membantu perusahaan membangun solusi komprehensif guna mencapai keunggulan manajemen karyawan. Pelatihan dirancang agar peserta mampu menetapkan tujuan untuk meningkatkan kinerja timnya, memperkuat bisnis sesuai posisi yang dipegang serta dapat meningkatkan kemampuan leadership yang dimiliki demi kepentingan perusahaan.

 

Pelatihan di Gubug Makan Mang Engking

Dokumentasi acara In House Training : Corporate Value Alignment yang diselenggarakan di Gubug Makan Mang Engking Soragan Castle – Yogyakarta pada Selasa dan Rabu, 10 dan 11 Maret 2020. Berikut beberapa testimoni dari peserta :

“Pembelajaran yang didapat untuk diri adalah bisa memotivasi diri agar lebih bertanggungjawab dan profesional dalam hal apapun. Saya juga mendapatkan kesadaran untuk lebih peduli dengan keluarga di rumah. Saat ini saja juga mendapatkan tujuan yang jelas untuk memajukan perusahaan.” (Yusuf Akhmad A. – Gubug Makan Mang Engking Pandaan – Pasuruan)

Pembelajaran yang didapat untuk diri adalah improve skill and knowlage personal. Selain itu saya mendapatkan pondasi kuat untuk melangkah dalam rumah tangga. Sedangkan pembelajaran untuk bisnis, saya lebih memiliki dasar untuk memajukan perusahaan.” (I Made Artana – Gubug Makan Mang Engking Ubud – Bali)

Pembelajaran yang didapat untuk diri adalah belajar untuk menjadi leader yang baik sehingga dapat memajukan perusahaan. Saya juga mendapatkan pembelajaran agar lebih dapat bekerjasama di dalam sebuah keluarga.” (Irpan Nur Pathoni – Gubug Makan Mang Engking Pusat – Sleman)

 

Apakah Anda Tahu tentang Gubug Makan Mang Engking?

Gubug Makan Mang Engking sendiri didirikan oleh Bapak Engking Sodikin. Berawal ketika ia berprofesi sebagai pembudidaya udang dan ikan air tawar, secara tidak sengaja banyak orang yang suka memancing ke kolam Mang Engking. Sampai suatu ketika mulailah orang ingin makan udang sambil memancing untuk mengisi perut mereka yang kosong.

Untuk memenuhi permintaan tersebut, istri dari Mang Engking (Elis Karmila) yang pandai memasak harus memasak di rumah dan mengantarkan pesanan tersebut ke kolam yang jaraknya cukup jauh. Semakin lama permintaan pengunjungpun semakin banyak, dan pada akhirnya mulailah muncul gubug-gubug di atas kolam budidaya tersebut. Dari cerita singkat di atas, kita tahu bahwa menciptakan bisnis bisa dari hal-hal yang menjadi passion. Dan hal yang perlu dipelajari adalah ciptakan keunikan dan jawablah solusi permasalahan pasar.

Silakan hubungi kami di telepon/WA ke nomor 08112652244 /08112652210, jika Anda tertarik mengadakan In House Training : Corporate Value Alignment.

 

Program Corporate Value Alignment Gubug Makan Mang Engking Program Corporate Value Alignment Gubug Makan Mang Engking Program Corporate Value Alignment Gubug Makan Mang Engking Program Corporate Value Alignment Gubug Makan Mang Engking Program Corporate Value Alignment Gubug Makan Mang Engking Program Corporate Value Alignment Gubug Makan Mang Engking Program Corporate Value Alignment Gubug Makan Mang Engking Program Corporate Value Alignment Gubug Makan Mang Engking



VIDEO (VLOG) COACH EDWIN


Jangan lewatkan menonton video dari Coach Edwin tentang Life, Spiritual dan Bisnis. Tekan tombol berikut pada video dibawah untuk memilih judul Vlog yang Anda ingin lihat.

playlist VLOG



Program Kami

 

Jika Anda membutuhkan pembicara terkait motivasi, konsultasi berbagai masalah kehidupan / bisnis, Coach untuk menangani masalah yang Anda hadapi, silahkan konsultasikan kepada kami melalui whatsApp sekarang juga.



Apa Masalah Anda?

WhatsApp