08112652210 / 08112652244 info@bisniscoaching.com

Seiring dengan pertumbuhan bisnis, kadang muncul masalah yang terasa sulit dikelola. Misalnya masalah operasional yang tidak lagi sejalan dengan kemajuan yang telah dicapainya. Dahulu, membangun bisnis atau perusahaan selalu identik dengan bangunan kantor lengkap dengan furniturnya. Sekarang, orang bekerja tidak lagi terikat dengan kantor.

Bahkan, untuk beberapa tahun ke depan, tren pekerjaan pun berubah. Kemajuan teknologi dalam robotika dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin cepat. Akan banyak tenaga manusia di berbagai bidang, digantikan oleh mesin atau ‘rekan-rekan mekanik’.

Apakah Anda pernah membayangkan bahwa pekerjaan Anda bisa diambil alih oleh robot? Pekerjaan dengan banyak tenaga kerja manual, cenderung mudah diotomatisasi pada tahun-tahun mendatang. Sementara itu, pekerjaan yang melibatkan pendekatan personal cenderung aman, setidaknya untuk saat ini.

Ini adalah salah satu dari banyak tantangan yang dihadapi pekerja abad ke-21. Tapi, meskipun sebagian pekerjaan dapat diotomatisasi dengan teknologi, pekerjaan itu mungkin tidak sepenuhnya hilang. Jadi haruskah kita takut akan robot yang datang untuk pekerjaan kita di masa depan?

Masalah umum ini muncul lebih sering daripada yang Anda pikirkan. Jika Anda berjuang dengan pertumbuhan bisnis, berikut adalah beberapa solusi yang bermanfaat untuk dipraktikkan.

 

Pekerjaan apa yang tidak tergantikan robot dan AI?

Tidak peduli seberapa maju teknologi robot dan AI di dunia kita saat ini, kita masih membutuhkan manusia untuk membuat penilaian dan keputusan kritis, bahkan untuk ‘mengikuti insting kita’, dalam situasi tertentu. Contoh yang lebih kontemporer mungkin adalah firma hukum mempekerjakan AI untuk membantu mengidentifikasi dokumen yang relevan dalam kasus hukum, tetapi kita masih membutuhkan hakim manusia untuk mengadili keputusan.

 

Pekerjaan kreatif

Satu kualitas yang tidak bisa terbayangkan robot atau AI melakukannya: imajinasi. Cara AI saat ini bekerja adalah dengan mengambil data yang ada dan membuat kesimpulan logis berdasarkan parameter yang diberikan. Imajinasi dan mimpi bukan keterampilan yang dapat diprogram. Aktivis, pengusaha, penulis, pembicara publik, artis, musisi, dan lainnya memiliki keunggulan berbeda atas teknologi di bidang ini, dan itu tidak akan berubah dalam waktu dekat.

 

Pendidikan dan kesehatan

Sementara itu, industri seperti pendidikan, psikologis, dan perawatan kesehatan melibatkan jauh lebih banyak pekerjaan interpersonal dan penerapan keahlian yang mendalam, kompetensi yang tidak dimiliki robot dan perangkat lunak saat ini.

 

Manajemen, instalasi, dan pemeliharaan teknologi

setelah itu manajemen, instalasi, dan pemeliharaan teknologi: Sampai robot memiliki robot sendiri untuk menginstal dan memeliharanya, manusia akan diperlukan untuk merancang, merencanakan, menginstal, mengelola, dan memelihara robot, teknologi, atau sistem AI apa pun.

Pertanyaannya adalah: keterampilan apa yang harus kita kembangkan untuk mempersiapkan diri kita? Pertama, penting untuk memahami perkembangan AI dan teknologi. Pelajari tentang kemajuan yang berlangsung dan pahami apa yang dapat dilakukan AI. Dan kedua, fokus pada pengembangan keterampilan dalam hal yang robot tidak bisa melakukannya dengan baik.

Singkatnya, jika Anda khawatir bahwa suatu hari pekerjaan Anda mungkin akan ‘diserahkan’ kepada teknologi, hal terbaik yang dapat Anda lakukan saat ini adalah mengerjakan soft skill Anda. Maksimalkan komunikasi, pemikiran strategis, pemecahan masalah, empati, dan kreativitas, agar karir Anda tidak diambil alih oleh robot.



VIDEO (VLOG) COACH EDWIN


Jangan lewatkan menonton video dari Coach Edwin tentang Life, Spiritual dan Bisnis. Tekan tombol berikut pada video dibawah untuk memilih judul Vlog yang Anda ingin lihat.

playlist VLOG



Program Kami

 

Jika Anda membutuhkan pembicara terkait motivasi, konsultasi berbagai masalah kehidupan / bisnis, Coach untuk menangani masalah yang Anda hadapi, silahkan konsultasikan kepada kami melalui whatsApp sekarang juga.



Apa Masalah Anda?

WhatsApp